• 13 Juni 2025
  • Pemberitaan Faktual
  • 0

Bandung,www.pemberitaanfaktual.com, Untuk menghadirkan perjalanan kereta api yang ramah lingkungan. Hingga saat ini, PT.KAI telah menyediakan 102 unit Water Station yang tersebar di 54 titik lokasi pada 39 stasiun, di seluruh wilayah operasional Divisi Regional dan Daerah Operasi.

“Water Station ini kami hadirkan untuk mendukung pengurangan penggunaan botol plastik sekali pakai. Pelanggan cukup membawa tumbler masing-masing, bisa isi ulang air minum dengan mudah, nyaman, dan gratis di area stasiun,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba, dalam siaran Pers PT.KAI.

Dalam waktu dekat, KAI akan menambah fasilitas Water Station di Stasiun Banjar, Tasikmalaya, Ketapang, dan Banyuwangi Kota, sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan layanan hijau ke lebih banyak wilayah operasional.

Selain itu, KAI juga konsisten memperkuat berbagai program ESG. Teknologi Face Recognition Boarding, kini mempermudah proses boarding sekaligus mengurangi pemakaian kertas cetak tiket.

Di sisi layanan makanan, penggunaan wooden cutlery mulai menggantikan plastik sekali pakai, untuk menekan limbah di dalam perjalanan.

Berikut Sebaran Water Station KAI saat ini meliputi; Daop 1 Jakarta: Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Jatinegara, Cikarang, Daop 2 Bandung: Bandung, Kiaracondong, Purwakarta, Padalarang, Daop 3 Cirebon: Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Daop 4 Semarang: Semarang Tawang Bank Jateng, Semarang Poncol.

Daop 5 Purwokerto: Purwokerto, Kutoarjo, Kroya, Kebumen, Daop 6 Yogyakarta: Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, Solo Jebres, Purwosari, Daop 7 Madiun: Madiun, Kertosono, Kediri, Tulungagung, Jombang, Blitar.

Daop 8 Surabaya: Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, Malang, Lamongan, Sidoarjo, Wonokromo, Daop 9 Jember: Jember, Divre I Medan: Medan, Tebing Tinggi, Divre IV Tanjungkarang: Tanjungkarang.

“Seluruh inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen KAI, dalam mendukung pengurangan dampak lingkungan sektor transportasi, sekaligus menghadirkan layanan kereta api yang relevan dengan tren global menuju transportasi ramah lingkungan,” tutup Anne.(pf1) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share to...