Solo, 30 April 2025 – Seni pertunjukan wayang kulit tetap eksis di tengah kemajuan teknologi digital. Sejumlah dalang muda kini memanfaatkan media daring seperti YouTube dan media sosial untuk menayangkan pertunjukan wayang secara live streaming, menjangkau penonton lintas daerah bahkan hingga luar negeri.

Salah satu dalang muda asal Solo, Ki Guntur Wibowo, mengatakan bahwa inovasi ini penting agar generasi muda tetap mengenal dan mencintai budaya leluhur. “Kalau tidak beradaptasi, seni wayang bisa makin ditinggalkan. Maka kami gabungkan tradisi dengan teknologi,” ujarnya. Pertunjukan daring ini tidak hanya menghadirkan kisah klasik Ramayana dan Mahabharata, tapi juga dibumbui dengan isu kekinian dan humor segar yang relevan bagi penonton muda.

Pemerintah daerah pun turut mendukung langkah ini melalui program digitalisasi budaya. Dengan bantuan dana kesenian dan pelatihan media, para pelaku seni tradisi diharapkan bisa terus berkembang tanpa meninggalkan akar kebudayaan. Inovasi ini menjadi bukti bahwa seni tradisi tetap hidup dan relevan di era modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share to...