• 18 September 2022
  • Pemberitaan Faktual
  • 0

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tetap mempertahankan target pertumbuhan ekonomi sebesar 5% pada tahun 2025, meskipun Dana Moneter Internasional (IMF) menurunkan proyeksinya menjadi 4,7%. Penurunan proyeksi ini disebabkan oleh ketegangan perdagangan global dan tantangan fiskal domestik. ​

Untuk mengatasi potensi dampak negatif dari tarif impor AS sebesar 32% terhadap produk Indonesia, pemerintah berupaya meningkatkan impor dari AS dan mengurangi hambatan non-tarif. Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share to...