Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa Indonesia menargetkan pertumbuhan ekonomi sekitar 5% pada tahun 2025, meskipun menghadapi ketegangan dagang dengan Amerika Serikat. Pemerintah sedang bernegosiasi untuk menghindari tarif 32% yang diusulkan oleh AS terhadap ekspor Indonesia, termasuk elektronik dan tekstil. Upaya ini mencakup peningkatan impor barang dari AS dan pengurangan hambatan non-tarif.






































































































































































































