Jakarta,www.pemberitaanfaktual.com, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, meninjau sistem manajemen lalu lintas berbasis Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, yang dikembangkan oleh Dishub DKI Jakarta, yakni Intelligent Traffic Control System (ITCS), di Gedung Dinas Teknis Abdul Muis, Jakarta Pusat, pada Rabu (11/6).
Gubernur Pramono meninjau kondisi lalu lintas di seluruh wilayah Jakarta, yang dapat dipantau melalui sistem ITCS.
“Saya melihat sistem ini sudah cukup baik, hanya memang ada yang perlu dioptimalkan”Ujara GUbernur Pramono.
Laporan dari Dishub menyebutkan bahwa sejak dipasangnya ITCS, Jakarta mengalami perubahan peringkat tingkat kemacetan dunia, yakni dari urutan ke-30 kota termacet menjadi urutan ke-90, berdasarkan TomTom Traffic Index.
Artinya, terdapat perubahan peringkat sebanyak 60 poin yang luar biasa. Ke depan, kita akan perbaiki dan optimalkan sistem ini.
Menurut laporan Dishub, ITCS telah terpasang di setiap persimpangan jalan protokol, meskipun saat ini baru mencakup 65 titik dari total 321 titik persimpangan. Gubernur Pramono telah menginstruksikan, jajaran Dishub DKI Jakarta untuk menambah jumlah ITCS secara bertahap.
ITCS mampu memantau dan mengatur arus lalu lintas secara real-time. Teknologi kecerdasan buatan yang diterapkan dalam sistem ini mencakup; Recognition System yang mampu mendeteksi dan mengenali jenis kendaraan, pelat nomor kendaraan, serta pelanggaran lalu lintas;
Predictive System yang mampu memprediksi volume lalu lintas dan menghitung waktu lampu hijau maksimum secara optimal.
ITCS merupakan bentuk penerapan dari Sistem Manajemen Transportasi Cerdas (Intelligent Transportation System). (pf1)






































































































































































































