Bandung,www.pemberitaanfaktual.com, Yayasan Elshinta Peduli Kemanusiaan bersama Pemkot Bogor dengan peran serta masyarakat melaksanakan aksi peduli Sungai Ciliwung.

Hal ini dilakukan sebagai langkah mitigasi bencana banjir, sekaligus langkah kecil untuk mendorong perubahan dan menjaga Ciliwung untuk generasi mendatang.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim beserta perangkat daerah yang ikut dalam kegiatan ini, juga turut serta dalam penanaman 100 pohon di bantaran Sungai Ciliwung.

“Kota Bogor itu memiliki hutang budi kepada Ciliwung dan Cisadane karena 95 persen sumber air baku yang dikonsumsi oleh warga Kota Bogor datangnya dari Ciliwung dan Cisadane. Hari-hari kita tidak pernah lepas ketergantungan pada sungai ini,” tutur Dedie Rachim di Saung Alkesha, Kedung Halang, Bogor Utara, Sabtu (26/7).

Ia menambahkan, dua sungai tersebut punya kurang lebih ada 13 anak sungai yang melintasi Kota Bogor.

Menurut Dedie Rachim, sudah sepantasnya warga menjaga Sungai Ciliwung dan Cisadane. Bukan malah mengotori dengan membuang tinja, sampah segala macam, sofa, kasur, bahkan bangkai binatang.

Pemimpin Redaksi Radio Elshinta, Haryo Ristamaji, menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Bogor yang sudah sangat responsif atas kolaborasi ini.

“Karena tanpa kolaborasi, kita tidak akan bisa dapat suatu gerakan kampanye yang kaitannya masalah sungai,” ujarnya.

Diharapkannya, acara yang diselenggarakan atas kerja sama dengan Pemkot Bogor, komunitas, instansi, dan para sponsor ini menginspirasi banyak orang sehingga semua menyadari bahwa sungai ini sumber kehidupan.(pf1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share to...