Bandung,www.pemberitaanfaktual.com, Ketua IBCA MMA Kota Bandung, Hendra Guntara menjelaskan,IBCA MMA ( olahraga bela diri campuran amatir Mixed Martial Arts) Kota Bandung, yang dipimpinnya baru berdiri empat bulan lalu.
Meski masih terbilang muda dan belum menjadi anggota penuh KONI Kota Bandung, namun IBCA MMA mampu menggelar kejuaraan berskala besar, berkat semangat kolaborasi lintas pihak, yaitu Kejuaraan Ganda Fighting Spirit Series 3, berlangsung di GOR KONI Kota Bandung, Minggu (3/8).
“IBCA MMA Kota Bandung ini ibarat bayi baru lahir. Tapi dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Provinsi Jabar, para atlet, orang tua, dan promotor lokal, kami berhasil menyelenggarakan Fighting Spirit Series ke-3 ini,” ujar Hendra.
Ia menjelaskan, kejuaraan juga menjadi upaya edukatif bagi masyarakat yang masih belum mengetahui tentang MMA amatir.
“MMA amatir berbeda dengan tayangan profesional seperti One Pride . Kami punya disiplin dan aturan khusus. Tujuan kami adalah memperkenalkan bahwa jalur prestasi bisa dibentuk melalui IBCA MMA,” jelasnya.
Acara ini juga menghadirkan partai hiburan hingga pertandingan besar yang melibatkan institusi seperti TNI AD dan AU. Hal ini menunjukkan bahwa MMA bisa dinikmati oleh semua kalangan dan menjadi sarana persaudaraan antar lembaga.
“Kami tahu banyak kekurangan dalam penyelenggaraan ini, tapi dari sinilah kami belajar. Kami punya slogan Berani! Menang! Terhormat! Mari bersama-sama mengenalkan IBCA MMA sebagai cabang olahraga yang patut diperhitungkan,” pungkas Hendra.
emerintah Kota (Pemkot) Bandung menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan olahraga bela diri campuran amatir (IBCA) Mixed Martial Arts (MMA) sebagai salah satu cabang potensial pembentuk karakter generasi muda.
Hal ini ditegaskan langsung oleh Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, saat membuka Kejuaraan Ganda Fighting Spirit Series 3 di GOR KONI Kota Bandung,(pf1)
























