Bandung,www.pemberitaanfaktual.com, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa KBB, Dudi Supriadi, memberikan apresiasi kepada warga RW 25 Desa Cilame, dan juga warga Desa serta perhatian yang telah diberikan oleh Camat Ngamprah, melalui program Posyandu dengan 6 standar layanan minimal di Posyandu. .

Menurut Dudi, RW, Desa dan Camat telah berjibaku menyukseskan terlaksananya 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal di Posyandu.

”Saat ini kita melaksanakan launching 6 SPM di Bandung Barat. Nah pilot projeknya di Desa Cilame ini di Graha Berseri. Mudah-mudahan, kegiatan ini nanti terus merembet ke bawah. Sehingga semua Posyandu ini melaksanakan sesuai dengan Permendagri No 13 tahun 2024, tentang Posyandu 6 SPM,” imbuh Dudi, pada launching Pilot Projek Posyandu di Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Senin (4/8).

Camat Ngamprah, Agnes Virgiyanti mengapresiasi Perangkat Desa dan para kader sampai tingkat RW yang sudah mendukung terlaksananya Posyandu dengan 6 standar layanan minimal.

”Ada  pelayanan pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, penataan ruang perumahan kawasan permukiman, ketentraman ketertiban umum, linmas serta perlindungan sosial juga bisa dirasakan masyarakat,” Ungkap Agnes.

Agnes juga memberikan penekanan terhadap Posyandu terhadap program Pelita Bening, yaitu pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif bagi bayi 0 sampai 6 bulan oleh ibunya, yang mendapat perhatian besar oleh Bupati Bandung Barat.

Pemerintah dalam membesut program-program ini tidak sendiri, melainkan melibatkan pula pentahelix dengan inovasinya baso hangat, pengusaha Ngamprah Hebat yang peduli terhadap stunting.

Sejumlah perusahaan juga telah memberikan kontribusi, dalam program ini, diantaranya Indo Food dan Ultra jaya, yang juga telah memberikan kontribusinya agar Bandung Barat zero stunting.

Kepala Desa Cilame Aas Mohamad Asor mengatakan, dengan pilot projek Posyandu 6 SPM tersebut pihaknya sempat kaget, namun juga bangga karena di wilayahnya Posyandu Graha Berseri dijadikan pilot projek.

Menurut Aas, dengan ditunjuknya Posyandu Graha Berseri sebagai pilot projek, kami berharap ini bisa jadi rujukan atau standar bagi Poyandu lainnya di Cilame. “Posyandu Graha Berseri, sudah sangat profesional dan bisa menjadi rujukan”pungkas Aas.(pf1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share to...