Cirebon, 30 April 2025 – Kampung Batik Trusmi kembali menjadi sorotan setelah berhasil menghidupkan kembali geliat ekonomi kreatif masyarakat melalui pengembangan industri batik lokal. Dengan sentuhan inovasi desain dan strategi pemasaran digital, kampung ini menarik minat wisatawan dan pembeli dari berbagai daerah.
Batik Trusmi dikenal sebagai salah satu sentra batik tertua di Jawa Barat, yang memadukan motif klasik Cirebonan seperti Mega Mendung dengan kreasi-kreasi modern. Para pengrajin setempat kini tak hanya mengandalkan penjualan langsung di galeri, tetapi juga aktif memasarkan produk mereka melalui marketplace dan media sosial. Hal ini membuat jangkauan pasar batik Cirebon semakin luas, termasuk ke mancanegara.
Pemerintah daerah turut mendukung keberlangsungan budaya ini dengan menyelenggarakan pelatihan membatik untuk generasi muda, serta memberikan bantuan modal usaha. “Kampung Batik bukan hanya tempat produksi, tapi pusat edukasi dan pelestarian budaya. Ini potensi wisata budaya yang sangat berharga,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Cirebon.

























