Bandung,www.pemberitaanfaktual.com, Kebakaran menghanguskan sedikitnya 12 rumah di jalan Gudang Utara Bandung, terdiri dari 10 unit rusak berat dan 2 unit rusak ringan.
Berdasarkan informasi warga, sumber api yang menyebabkan kebakaran, pada hari Jumat (18/7) tersebut,diduga berasal dari sebuah gudang di belakang kompleks perumahan dinas, yang kemudian dengan cepat menjalar ke permukiman.
warga korban kebakaran mengeluhkan,selain rumah dan harta benda musnah,akibat kebakaran tersebut banyak dokumen penting seperti KTP, KK, dan ijazah ikut terbakar dalam kejadian tersebut.

Menanggapi keluhan tersebut,Wawalkot Bandung Erwin, yang meninjau lokasi kebakaran,Senin (21/7) menyampaikan permohonan maaf dan memastikan akan ada evaluasi terhadap kesiapsiagaan tim pemadam kebakaran.
Dalam kunjungan tersebut, Erwin menyampaikan, proses verifikasi rumah terdampak akan segera dilakukan.
Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), akan menjadi skema bantuan untuk rumah-rumah yang rusak berat.
Selain itu, untuk mendukung anak-anak yang terdampak musibah, Pemkot juga akan membantu kebutuhan seragam dan perlengkapan sekolah.
“Kami akan bantu seragam sekolah untuk anak-anak di sini. Jangan sampai musibah ini mengganggu semangat belajar mereka,” tutur Erwin.
“Saya jamin semua akan kami bantu. KTP, KK, ijazah, semua akan difasilitasi. Tidak boleh ada yang dipersulit,” tutur Erwin.
Menurutnya, penanganan pasca kebakaran dilakukan melalui pendekatan kolaboratif antardinas.
Pendekatan ini disebutnya sebagai ekosentris, bukan sektoral. Artinya, semua dinas terkait bekerja bersama dalam satu gerak.
“Semua OPD kami hadir di sini untuk membantu. Minimal mendoakan, tapi tentu juga akan bantu secara nyata. Kita gotong royong,” kata Erwin.
Kepada warga yang terdampak, Wakil Wali Kota menyampaikan pesan empati dan spiritual.
Pemkot Bandung menyerahkan bantuan darurat berupa selimut, makanan, dan kebutuhan pokok lainnya.
Penanganan lanjutan akan terus dikawal oleh Pemerintah Kota Bandung, mulai dari pendataan, perbaikan rumah, bantuan pendidikan, hingga pemulihan dokumen.
Pemkot juga membuka jalur komunikasi langsung bagi warga melalui camat, lurah, atau bahkan ke Wakil Wali Kota secara pribadi.
“Silakan jika ada kebutuhan bisa langsung ke Pak RW, Bu Camat, atau WA saya langsung. Kami siap bantu,” pungkas Erwin.(pf1)






































































































































































































