Bandung,www.pemberitaanfaktual.com, Ketua Irwata(Indonesia Real World Assets Technology Association)  Muhammad Sabdo Yusmintiarto mengatakan, Kota Bandung akan menjadi kota pertama di Indonesia yang mengembangkan teknologi tokenisasi aset nyata atau RWA (Real World Assets).

RWA adalah aset fisik dunia nyata seperti properti atau energi yang diubah menjadi aset digital di blockchain.

Teknologi ini diyakini akan menarik investasi besar karena seluruh pembiayaannya murni dari swasta, tanpa utang.

“Lewat RWA, kami ingin Kota Bandung menjadi pelopor yang memulai sistem keuangan masa depan. Kita ingin dari Bandung, sistem ini menyebar ke seluruh Indonesia,” jelasnya di Pendopo Kota Bandung, Jumat (18/7).

Target Rp. 2 Triliyun

“Target kami untuk tahun ini sekitar USD 500 juta atau sekitar Rp2 triliun bisa masuk ke Kota Bandung. Ini akan jadi pembuktian bahwa Bandung bisa menjadi pusat investasi teknologi bersih,” ungkapnya.

Investasi tahap awal, lanjutnya, akan difokuskan pada pembangunan “charging station” di berbagai titik yang akan ditentukan oleh Pemkot Bandung.

Keputusan ini diambil karena mitra yang dipilih adalah penyedia infrastruktur kendaraan listrik terbaik di dunia.

“Kami tidak menentukan lokasinya. Kami dengarkan kebutuhan Kota Bandung, tunjukkan saja titik-titiknya, nanti kami bangun,” kata Sabdo.

Perwakilan dari Ekta Duo, Emil Bastian menyampaikan, Kota Bandung adalah lahan subur untuk pertumbuhan jangka panjang.

Sebagai langkah lanjutan, Irwata akan menggelar acara besar bertajuk Bandung Connectivity 4.0, September 2025 mendatang.(pf1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share to...