Tasikmalaya, 30 April 2025 – Sebuah pesantren di Tasikmalaya menjadi sorotan publik karena pendekatannya yang unik dalam pendidikan: memadukan ilmu agama dengan seni budaya Islami. Pesantren Seni Islam Nurul Hikmah membina para santri untuk mengekspresikan nilai-nilai keislaman melalui kaligrafi, hadrah, nasyid, serta seni teater bernuansa dakwah.

Kegiatan seni ini tidak hanya mengisi waktu luang santri, tapi juga menjadi sarana syiar dan penguatan karakter. “Seni dalam Islam itu indah, asal tidak keluar dari koridor syariat. Kami ingin membentuk santri yang berakhlak, kreatif, dan mampu berdakwah lewat budaya,” ujar KH. Ahmad Saefullah, pengasuh pesantren.

Setiap tahun, pesantren ini menggelar Festival Seni Islam yang terbuka untuk masyarakat umum. Acara ini sukses menarik perhatian banyak kalangan, termasuk pegiat seni dan pendidik dari luar daerah. Melalui pendekatan ini, budaya Islami tidak hanya menjadi warisan yang dijaga, tapi juga terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share to...